Moksa
berasal dari bahasa sansekerta yaitu dari akar kata “Muc” yang berarti
ketenangan, kebebasan dan kebahagiaan. Moksa adalah salah satu sraddha Agama
Hindu yang merupakan tujuan hidup tertinggi Agama Hindu. Kebahagian yang sejati
akan tercapai oleh seseorang apabila ia telah dapat menyatu dengan Tuhan. bersatunya
atman dengan Tuhan akan tercapai keadaan Sat Cit Ananda yaitu kebahagian
tertinggi. Penyatuan dengan Tuhan didapat apabila telah mampu melepaskan semua
bentuk ikatan pada dirinya. Keterikatan itu disebut
Maya, atau dalam Agama Hindu sering dinamakan sakti, prakrti,
kekuatan dan pradana. Maya selalu mengalami perubahan yang pada hakekatnya
tidak ada. Keberadaannya semata-mata disebabkan oleh adanya hubungan indra dengan
objek duniawi dalam kehidupan ini. Perjalanan kehidupan ini pada hakikatnya
adalah perjalan mencari Tuhan dan bersatu dengan-Nya. Akan tetapi bentuk dalam
perjalanan ini adalah penuh dengan rintangan-rintangan, bagaikan kita
mengarungi samudera yang selalu ada gelombang, sehingga memerlukan alat/perahu
Dharma untuk yang kokoh untuk selamat
sampai ditempat tujuan.
Ada beberapa sumber buku Agama Hindu yang membedakan jenis-jenis
moksa, salah satunya seperti berikut.
1.
Samipiya, adalah
suatu kebebasan yang dicapai oleh seseorang semasa hidupnya di dunia ini. Ini
dapat dilakukan oleh para yogi pada saat Samadhi.
2.
Sarupnya/Sadharnya, adalah
suatu kebebasan yang didapat oleh seseorang di dunia ini karena kelahirannya
dimana kedudukan atma merupakan pancaran dari kemahakuasaan Tuhan, seperti Sri
Rama, Buddha, dan Sri Krisna.
3.
Salokaya, adalah
suatu kebebasan yang dapat dicapai oleh atma dimana atma itu sendiri telah
berada dalam posisi dan kesadaran sama dengan Tuhan.
4.
Sayujya, adalah
suatu tingkat kebebasan yang tertinggi dimana atma telah dapat bersatu dengan
Tuhan.
Penjelasan lain yang mengklasifikasikan
tingkatan-tingkatan moksa adalah sebagai berikut.
1.
Jiwa Mukti, adalah
suatu kebebasan yang didapat oelh seseorang dalam hidupnya di dunia ini dimana
atma tidak terpengaruh oleh indria dan unsur-unsur dari maya (seperti samipiya
dan sarupnya/sadharnya)