Tempat berbagi segala jenis ilmu pengetahuan. Dengan keterbatasan dalam ilmu pengetahuan mencoba meraba-raba ketidakterbatasan ilmu pengetahuan. Sangat diharapkan kritik dan komentar. Semoga berkenan dan dimaafkan.
Thursday, 19 March 2020
MATERI KELAS II SD: Agama di Indonesia
Di Indonesia ada 6 Agama, yaitu Agama Hindu, Agama
Budha, Agama Islam, Agama Kristen, Agama Katolik, dan Agama Konghucu.
Dayu beragama Hindu. Dayu beribadah bersama keluarga
di Pura.
Lina beragama Budha. Lina beribadah bersama
keluarga di Wihara
Siti beragama Islam. Siti beribadah di
masjid dan mengaji bersama keluarga.
Wednesday, 18 March 2020
CICAK CICAK DI DINDING
Semangat pagi, sambut dengan bernyanyi cicak cicak di dinding sambil tepuk tangan
KELAS II SD TEMA 7: Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan
Di sebuah gurun pasir, hiduplah Ular
dan Tikus pasir.
Sebenarnya sang Ular sangat ingin
memangsa tikus, sedangkan tikus
berusaha mencari akal agar ular tidak
lagi berniat memangsanya. Saat itu
sang Ular sangat lapar, padahal ia
sedang tidak mempunyai sedikit pun
makanan. Sedangkan tikus yang berada
tidak jauh dari sang Ular sedang asyik
melahap makanannya. Sang Ular
merasa tidak senang melihat kelakuan
Tikus.
Ular: “Dengarkan ucapanku, wahai
Tikus yang angkuh! Aku pasti
akan mendapatkan tubuhmu
yang mungil dan lezat itu!”
Tikus: “Hei, Ular. Berusaha dan
bekerjalah. Jangan hanya berani
mengancam. Kalau hanya
mengancam, seekor semut pun
bisa!”
Sang Ular sangat marah mendengar
ejekan Tikus. Ia lalu kembali ke
sarangnya dengan perut yang lapar.
Sedangkan Tikus masih lahap dengan
makanannya.
Waktu terus berjalan, tetapi ular tidak
juga menemukan makanan. Ia juga
enggan untuk keluar dari sarangnya.
Sementara itu Tikus sudah lelap dalam
sarangnya. Ular yang masih dalam
keadaan lapar segera mengandapendap
mendekati sarang Tikus meski ia
masih sangat kesal terhadap Tikus.
Dan kini ular telah berada di sisi Tikus
yang sedang tidur pulas.
dan Tikus pasir.
Sebenarnya sang Ular sangat ingin
memangsa tikus, sedangkan tikus
berusaha mencari akal agar ular tidak
lagi berniat memangsanya. Saat itu
sang Ular sangat lapar, padahal ia
sedang tidak mempunyai sedikit pun
makanan. Sedangkan tikus yang berada
tidak jauh dari sang Ular sedang asyik
melahap makanannya. Sang Ular
merasa tidak senang melihat kelakuan
Tikus.
Ular: “Dengarkan ucapanku, wahai
Tikus yang angkuh! Aku pasti
akan mendapatkan tubuhmu
yang mungil dan lezat itu!”
Tikus: “Hei, Ular. Berusaha dan
bekerjalah. Jangan hanya berani
mengancam. Kalau hanya
mengancam, seekor semut pun
bisa!”
Sang Ular sangat marah mendengar
ejekan Tikus. Ia lalu kembali ke
sarangnya dengan perut yang lapar.
Sedangkan Tikus masih lahap dengan
makanannya.
Waktu terus berjalan, tetapi ular tidak
juga menemukan makanan. Ia juga
enggan untuk keluar dari sarangnya.
Sementara itu Tikus sudah lelap dalam
sarangnya. Ular yang masih dalam
keadaan lapar segera mengandapendap
mendekati sarang Tikus meski ia
masih sangat kesal terhadap Tikus.
Dan kini ular telah berada di sisi Tikus
yang sedang tidur pulas.
Subscribe to:
Posts (Atom)