SD NEGERI 1 SEBATU
Tempat berbagi segala jenis ilmu pengetahuan. Dengan keterbatasan dalam ilmu pengetahuan mencoba meraba-raba ketidakterbatasan ilmu pengetahuan. Sangat diharapkan kritik dan komentar. Semoga berkenan dan dimaafkan.
Tuesday, 28 April 2020
VIDEO UNGKAPAN TERIMA KASIH KELAS II A SD NEGERI 1 SEBATU
BEBERAPA VIDEO UCAPAN TERIMAKASIH SISWA KELAS II A
SD NEGERI 1 SEBATU
SD NEGERI 1 SEBATU
Friday, 27 March 2020
MINGGU BELAJAR DIRUMAH-Bersama Siswa Kelas IIA SD Negeri 1 Sebatu
Mengisi acara akhir pekan dan libur hari minggu di rumah, mari kita isi dengan mengobrol bersama anak-anaknya sambil mengisi formulir berikut. klik .....
Terima Kasih sebelumnya bagi yang berkenan.
ingat jangan menjadi paranoia dari masa pandemi corona ini. 😊😊😊
MATERI TAMBAHAN KELAS 2 TEMA 7- KATA SAPAAN
Pengertian Kata Sapaan
Kata
sapaan adalah sebuah kata yang digunakan untuk menyapa seseorang atau pihak
kedua, baik itu tunggal ataupun jamak.
Ciri Ciri Kata Sapaan
Kata
sapaan itu tak mempunyai penbendaharaan kata sendiri tetapi menggunakan
kata-kata dari perbendaharaan nama diri dan kata nama perkerabatan.
Jenis Kata Sapaan
Kata
sapaan terdiri beberapa jenis, seperti berikut ini.
- Kata sapaan yang menunjukkan hubungan kerabat seperti kakek, nenek, bapak (ayah), ibu, paman, bibi, abang, kakak, adik, ananda, mas, mbak.
- Kata sapaan yang berbentuk kata ganti seperti kamu, engkau, saudara, anda, tuan, nyonya, nona, dan sebagainya.
- Kata sapaan yang menunjukkan rasa hormat seperti paduka yang mulia, yang terhormat, dan lain-lain.
- Kata sapaan yang diikuti nama seperti saudara Hasan, bapak Susanto, ibu Amir, dan sebagainya.
Thursday, 26 March 2020
CERITA FABEL: IKAN DAN BURUNG
Di sebuah hutan, hiduplah dua binatang yang
saling bersahabat. Binatang
itu adalah Burung dan Ikan. Keduanya sangat
dekat dan selalu saling
membantu. Kedekatan keduanya ini tidak
terjadi begitu saja, melainkan
melalui suatu kejadian yang mengubah mereka.
Ketika itu, Ikan sedang
beristirahat di pinggiran sungai. Ia
memandangi biji-bijian di pohon tepat di
atasnya.
“Kelihatannya biji-bijian itu enak dimakan,”
kata Ikan dalam hati.
Ia lalu berusaha meloncat setinggi-tingginya
untuk mendapatkannya.
Berkali-kali ia meloncat, namun tidak
berhasil mencapai biji-bijian itu. Ia
hanya bisa memandangi biji-bijian itu. Saat
sedang memandangi biji-bijian
itu, perhatiannya teralihkan oleh seekor
Burung yang berterbangan ke sanakemari.
“Tuhan, kenapa Engkau tidak memberiku sayap
untuk terbang agar aku bisa
meraih biji-bijian itu?“ kata si Ikan dalam
hati.
Kita tinggalkan si Ikan dan beralih ke
Burung. Setelah beterbangan, Burung
lalu hinggap di salah satu dahan pohon di
pinggir sungai untuk beristirahat.
Saat itu ia melihat ke air. Di dasar air
sungai itu ia melihat banyak sekali
cacing bergeliatan.
Subscribe to:
Posts (Atom)